Motivasi Terhadap Karyawan, Motivator, Motivator 7 Keajaiban Rezeki, Motivator Adalah, Motivator Andrie Wongso,
Sebagai motivator, saya sering mengingatkan peserta.
Selama ini, kita sering menyimpan dua kebodohan. Pertama, selalu lupa sama Yang Maha Kuasa, padahal Dia selalu ingat sama kita. Kedua, selalu ingat dan berharap sama manusia, padahal manusia selalu lupa sama kita.
Syukurnya, kalaupun kita sempat lupa sama Yang Maha Kuasa, ternyata Dia masih dan selalu ingat sama kita. Apalagi kalau kita selalu ingat sama Dia, yah pastilah Dia lebih mengingat dan lebih menjaga kita! Be spiritual!
Lagi senang, ingat Dia. Lagi susah, ingat Dia. Inilah yang semestinya dan tentulah Sang Pencipta akan melapangkan kita dari segala susah. Ini pesan terbaik saya. Yakinlah.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Motivasi Terhadap Karyawan, Motivator, Motivator 7 Keajaiban Rezeki, Motivator Adalah, Motivator Andrie Wongso,
Sunday, March 25, 2018
In-House Seminar, In-House Training, Indonesia Muda
In-House Seminar, In-House Training, Indonesia Muda, Kata-Kata Motivasi, Kata-Kata Motivator,
Sebagai motivator Indonesia, saya sering diminta memotivasi karyawan-karyawan di perusahaan. Kadang soal jabatan. Ini tema yang menarik.
Jabatan dan harta, bolehkah? Yah, boleh-boleh saja.
Karena boleh, inilah sikap yang saya anjurkan dan ajarkan:
Ada pula yang nyerocos, “Ini urusan bisnis, Mas. Ini urusan politik, Bung. Jangan bawa-bawa agama deh.” Nih orang, akalnya lagi konslet, hehehe. Justru dalam segala aspek, yah agama mesti dibawa serta. Be spiritual!
Dalam hidup ini, tak ada satupun aspek yang terlepas dari tinjauan dan fatwa agama. Termasuk hubungan intim suami-istri sekalipun. Kebayang kalau jalanin bisnis dan politik tanpa mengindahkan rambu-rambu agama?
Wong sudah diwanti-wanti sama agama saja, kadang kita masih ngawur dan ngelantur! Apalagi kalau nggak ‘bawa-bawa agama’. Di dunia kerja atau dunia usaha, yah sama saja.
Justru agama itu mengatur dan membantu manusia. Agar hidup manusia lebih terarah dan lebih mudah. Contoh kecil saja, pemaknaan kerja sebagai ibadah. Itu kan bagus sekali. Memotivasi orang-orang bekerja secara baik di kantor-kantor.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga bermanfaat.
Sebagai motivator Indonesia, saya sering diminta memotivasi karyawan-karyawan di perusahaan. Kadang soal jabatan. Ini tema yang menarik.
Jabatan dan harta, bolehkah? Yah, boleh-boleh saja.
Karena boleh, inilah sikap yang saya anjurkan dan ajarkan:
- Cari hartanya. Cukup, boleh. Banyak pun boleh. Tapi hendaknya itu tersimpan di rekening kita, bukan di hati kita. Di hati kita, hanya Sang Pencipta yang utama.
- Yang paling bahaya, di rekening tak ada uang, namun hati dan pikiran selalu membayang-bayangkan uang. Ia berlebihan mencintai dunia (hubud dunya) sebelum memiliki dunia.
- Sederhana dan qona’ah (merasa cukup) itu ‘mainnya’ di hati. Ketika berharta banyak, tetaplah sederhana. Ketika berharta sedikit, tetaplah qona’ah. Adalah keliru kalau kita menganggap sederhana dan qona’ah identik dengan sedikitnya harta. Ke-li-ru.
Ada pula yang nyerocos, “Ini urusan bisnis, Mas. Ini urusan politik, Bung. Jangan bawa-bawa agama deh.” Nih orang, akalnya lagi konslet, hehehe. Justru dalam segala aspek, yah agama mesti dibawa serta. Be spiritual!
Dalam hidup ini, tak ada satupun aspek yang terlepas dari tinjauan dan fatwa agama. Termasuk hubungan intim suami-istri sekalipun. Kebayang kalau jalanin bisnis dan politik tanpa mengindahkan rambu-rambu agama?
Wong sudah diwanti-wanti sama agama saja, kadang kita masih ngawur dan ngelantur! Apalagi kalau nggak ‘bawa-bawa agama’. Di dunia kerja atau dunia usaha, yah sama saja.
Justru agama itu mengatur dan membantu manusia. Agar hidup manusia lebih terarah dan lebih mudah. Contoh kecil saja, pemaknaan kerja sebagai ibadah. Itu kan bagus sekali. Memotivasi orang-orang bekerja secara baik di kantor-kantor.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga bermanfaat.
In-House Seminar, In-House Training, Indonesia Muda, Kata-Kata Motivasi, Kata-Kata Motivator,
Thursday, March 22, 2018
Seminar Motivasi Untuk Mahasiswa, Seminar Motivasi Di Medan, Seminar Motivasi Andrie Wongso
Seminar Motivasi Untuk Mahasiswa, Seminar Motivasi Di Medan, Seminar Motivasi Andrie Wongso, Acara Seminar Motivasi, Seminar Motivasi Sukses,
Kesuksesan bisnis bukan saja ditentukan oleh tim dan sistem. Tapi juga ekosistem.
Mau jadi pengusaha, ngumpul sama pengusaha.
Mau jadi miliarder, ngumpul sama miliarder.
Mau jadi orang soleh, ngumpul sama orang soleh.
Di British Propolis kami berusaha mencetak miliarder-miliarder yang positif. Nggak jaminan ini tercapai. Tapi saya berusaha sebisanya. Ya, sebisanya.
Bergaul dengan pembakar besi, bisa terkena bakaran besi. Setidaknya terkena aromanya.
Kalau bergaul dengan penjual wangi? Yah dapat wangi dan dapat diskon, hehehe.
Soal ekosistem, jangan dianggap enteng. Ada baiknya secara sadar kita membentuk lingkungan dan pergaulan kita, demi tercapainya impian kita. Pertama, impian yang terkait dunia. Kedua, impian yang terkait akhirat.
Sekian dari saya, motivator Indonesia Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Seminar Motivasi Untuk Mahasiswa, Seminar Motivasi Di Medan, Seminar Motivasi Andrie Wongso, Acara Seminar Motivasi, Seminar Motivasi Sukses,
Kesuksesan bisnis bukan saja ditentukan oleh tim dan sistem. Tapi juga ekosistem.
Mau jadi pengusaha, ngumpul sama pengusaha.
Mau jadi miliarder, ngumpul sama miliarder.
Mau jadi orang soleh, ngumpul sama orang soleh.
Di British Propolis kami berusaha mencetak miliarder-miliarder yang positif. Nggak jaminan ini tercapai. Tapi saya berusaha sebisanya. Ya, sebisanya.
Bergaul dengan pembakar besi, bisa terkena bakaran besi. Setidaknya terkena aromanya.
Kalau bergaul dengan penjual wangi? Yah dapat wangi dan dapat diskon, hehehe.
Soal ekosistem, jangan dianggap enteng. Ada baiknya secara sadar kita membentuk lingkungan dan pergaulan kita, demi tercapainya impian kita. Pertama, impian yang terkait dunia. Kedua, impian yang terkait akhirat.
Sekian dari saya, motivator Indonesia Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!
Seminar Motivasi Untuk Mahasiswa, Seminar Motivasi Di Medan, Seminar Motivasi Andrie Wongso, Acara Seminar Motivasi, Seminar Motivasi Sukses,
Motivator Untuk Wirausaha, Motivator Untuk Usaha Pemula, Motivator Untuk Memulai Usaha
Kata2 Motivator Untuk Sukses, Motivator Untuk Wirausaha, Motivator Untuk Usaha Pemula, Motivator Untuk Usaha, Motivator Untuk Memulai Usaha,
Masalah itu lumrah. Alamiah.
Bukan saja di rumah, di kantor juga ada masalah. Saya sebagai motivator Indonesia, tepatnya pembicara seminar sering mengingatkan hal ini. Lebih sering melalui seminar motivasi dan training motivasi.
Perlukah kuatir? Tidak perlu. Kalau setiap ujian saja guru menyiapkan jawabannya untuk murid-muridnya, apalagi Tuhan kepada hamba-hamba-Nya.
Guru pun tahu persis, mana ujian untuk anak SD, mana ujian untuk anak SMP. Apalagi Tuhan kepada hamba-hamba-Nya.
Semoga teman-teman yang punya masalah di rumah atau di kantor, termasuk masalah utang, segera tersolusikan. Aamiin. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Kata2 Motivator Untuk Sukses, Motivator Untuk Wirausaha, Motivator Untuk Usaha Pemula, Motivator Untuk Usaha, Motivator Untuk Memulai Usaha,
Motivator Indonesia Yang Terkenal, Daftar Motivator Indonesia Terkenal, Nama Motivator Terkenal Indonesia
Motivator Indonesia Yang Terkenal, Daftar Motivator Indonesia Terkenal, Nama Motivator Terkenal Indonesia, 10 Motivator Terkenal Indonesia, Nama Motivator Indonesia Yang Terkenal,
Mulailah dengan yang kanan. Ini maknanya luas sekali, salah satunya, "Mulailah dengan otak kanan."
Kalau Anda melangkah, pasti mikir. Tapi kalau Anda mikir terus, yah nggak jadi melangkah.
Kalau Anda memulai, pasti ngitung. Tapi kalau Anda ngitung terus, yah nggak jadi mulai.
Mulailah dengan otak kanan. Sekali lagi, mulailah dengan otak kanan. Maksudnya? Action dulu, baru mikir. Tolong dicatat, ini berlaku buat bisnis kali pertama atau bisnis skala kecil.
Kalau bisnis Anda melibatkan investasi miliaran rupiah, barulah Anda ngitung sejak awal. Tapi kalau cuma jutaan rupiah atau kurang, yah sudah, langsung action saja. A-c-t-i-o-n.
Untuk itu, saya menganjurkan Anda sebuah buku yang berbeda. Buku yang satu ini bener-bener beda. Sudah 10 tahun umurnya. Sudah 33 kali cetak ulang. Predikatnya bukan sekedar mega-bestseller.
Menariknya, buku ini nggak pernah diiklankan, nggak pernah diseminarkan. Alhamdulillah tetap dicari-cari. Itulah buku #10JurusTerlarang. Boleh dibilang, inilah 'pesaing' buku 7 Keajaiban Rezeki. Alhamdulillah kedua-duanya adalah karya saya.
10 Jurus Terlarang, Anda pernah baca? Sebagian dari Anda mungkin mengangguk, sudah baca. Ya, buku ini telah menjadi viral di mana-mana. Kenapa? Karena mengajarkan entrepreneur dan calon entrepreneur untuk memulai usaha dengan otak kanan. Btw, royalty for charity.
Pendidikan kita selama ini sayangnya terpaku pada otak kiri. Serba mikir. Serba ngitung. Serba pasti. Serba linier. Nggak heran, orang-orang yang cerdas akademis hanya suka sesuatu yang pasti-pasti saja. Dia menolak segala bentuk ketidakpastian.
Padahal, setiap bisnis mengandung resiko dan ketidakpastian, terutama di awal-awal. Karena itulah kita semakin memerlukan pendekatan otak kanan. Berani melangkah. Berani memulai. Berani mengambil resiko. Toh, dari setiap kejadian kita bisa belajar dan bertumbuh. Right?
Semoga Anda termasuk 'golongan kanan'. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Yang Terkenal, Daftar Motivator Indonesia Terkenal, Nama Motivator Terkenal Indonesia, 10 Motivator Terkenal Indonesia, Nama Motivator Indonesia Yang Terkenal,
Mulailah dengan yang kanan. Ini maknanya luas sekali, salah satunya, "Mulailah dengan otak kanan."
Kalau Anda melangkah, pasti mikir. Tapi kalau Anda mikir terus, yah nggak jadi melangkah.
Kalau Anda memulai, pasti ngitung. Tapi kalau Anda ngitung terus, yah nggak jadi mulai.
Mulailah dengan otak kanan. Sekali lagi, mulailah dengan otak kanan. Maksudnya? Action dulu, baru mikir. Tolong dicatat, ini berlaku buat bisnis kali pertama atau bisnis skala kecil.
Kalau bisnis Anda melibatkan investasi miliaran rupiah, barulah Anda ngitung sejak awal. Tapi kalau cuma jutaan rupiah atau kurang, yah sudah, langsung action saja. A-c-t-i-o-n.
Untuk itu, saya menganjurkan Anda sebuah buku yang berbeda. Buku yang satu ini bener-bener beda. Sudah 10 tahun umurnya. Sudah 33 kali cetak ulang. Predikatnya bukan sekedar mega-bestseller.
Menariknya, buku ini nggak pernah diiklankan, nggak pernah diseminarkan. Alhamdulillah tetap dicari-cari. Itulah buku #10JurusTerlarang. Boleh dibilang, inilah 'pesaing' buku 7 Keajaiban Rezeki. Alhamdulillah kedua-duanya adalah karya saya.
10 Jurus Terlarang, Anda pernah baca? Sebagian dari Anda mungkin mengangguk, sudah baca. Ya, buku ini telah menjadi viral di mana-mana. Kenapa? Karena mengajarkan entrepreneur dan calon entrepreneur untuk memulai usaha dengan otak kanan. Btw, royalty for charity.
Pendidikan kita selama ini sayangnya terpaku pada otak kiri. Serba mikir. Serba ngitung. Serba pasti. Serba linier. Nggak heran, orang-orang yang cerdas akademis hanya suka sesuatu yang pasti-pasti saja. Dia menolak segala bentuk ketidakpastian.
Padahal, setiap bisnis mengandung resiko dan ketidakpastian, terutama di awal-awal. Karena itulah kita semakin memerlukan pendekatan otak kanan. Berani melangkah. Berani memulai. Berani mengambil resiko. Toh, dari setiap kejadian kita bisa belajar dan bertumbuh. Right?
Semoga Anda termasuk 'golongan kanan'. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Wednesday, March 21, 2018
Motivator No 1 Indonesia, Motivator Nasional, Motivator Marketing
Motivator No 1 Indonesia, Motivator Nasional, Motivator Marketing, Motivator Marketing Indonesia, Motivator Makassar,
Belajar itu harus. Learn, then you earn. Ini salah tips dari saya.
Mari sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.
Lihatlah pengusaha, profesional, dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!
Dua tahun belajar dengan sungguh-sungguh, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Yakin?
Motivator No 1 Indonesia, Motivator Nasional, Motivator Marketing, Motivator Marketing Indonesia, Motivator Makassar,
Belajar itu harus. Learn, then you earn. Ini salah tips dari saya.
Mari sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.
Lihatlah pengusaha, profesional, dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!
Dua tahun belajar dengan sungguh-sungguh, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Yakin?
Motivator No 1 Indonesia, Motivator Nasional, Motivator Marketing, Motivator Marketing Indonesia, Motivator Makassar,
Motivator Terkenal di Indonesia, Motivator Yang Terkenal di Indonesia, Motivator Terkenal di Dunia
Motivator Terkenal Di Dunia, Motivator Terbaik Di Dunia, Motivator Terkenal Di Indonesia, Motivator Yang Terkenal Didunia, Motivator Yang Terkenal Di Indonesia,
Hari itu saya berdiskusi panjang dengan Pak Bohari, salah satu raja properti di Lombok. Beliau juga mitra TK Khalifah di Mataram. Kami bicara soal uang dan kesederhanaan. Kami sepakat, ini adalah topik penting yang selama ini sering diabaikan pengusaha dan karyawan.
Kisah lain. Tentang artis dan motivator. Boleh?
Begini. Dia salah satu artis ternama di negeri ini. Hampir setiap hari dia muncul di TV, selama sekian tahun terakhir. Uangnya banyak. Beli properti secara cash pun dia sanggup. Namun saya terkesan ketika melihat ponselnya. Ternyata iPhone lama. Dan murah tentunya.
Dia salah satu motivator ternama di negeri ini. Chinese. Fee-nya sekali tampil bisa membeli 5 ponsel Samsung yang high-end. Anak-anaknya kuliah di luar negeri. Namun saya terkesan ketika melihat ponselnya. Ternyata Samsung lama. Dan sudah retak layarnya.
Mereka sederhana. Hanya membeli yang perlu-perlu saja. Berbeda dengan seorang motivator pemula. Baru beli jam mahal saja, langsung dia foto, zoom, dan upload ke media sosial. Btw, adalah hak anda untuk memiliki barang mahal. Sah. Tapi kalau anda zoom-zoom seperti itu terus di-upload, maaf, anda terlihat kurang matang.
Saya juga melihat Bu Nur (pemilik Wardah) memilih terbang dengan maskapai biasa, bukan Garuda. Padahal dia adalah triliuner, bukan lagi miliarder. Seorang direksi Kimia Farma, ketika terbang, juga memilih kelas ekonomi walaupun kantornya membolehkan Business Class.
Begini ya. Bukan tak boleh membeli barang mahal. Boleh. Tapi seperlunya saja. Barang Rp1juta, kalau perlu, yah beli. Barang Rp100ribu, kalau nggak perlu, jangan beli. Unta dan pedang Nabi adalah terbaik (Anda boleh lihat salah satu pedangnya di Museum Topkapi). Tapi baju, makanan, dan alas tidur Nabi sangatlah sederhana.
Isa dan Buddha juga memilih gaya hidup yang sangat sederhana. Ingatlah. Kekayaan bukan saja soal menghasilkan uang, tapi juga soal menghemat uang dan mengelola uang. Kita lihat, Mike Tyson dan MC Hammer pernah kaya, namun kemudian bangkrut karena mereka kurang pandai mengelola uang.
Saya, Ippho Santosa, salah satu motivator Indonesia, berharap semoga kita semua pandai mendapatkan uang. Juga pandai menghemat uang dan mengelola uang. Semoga berkah berlimpah.
Motivator Terkenal Di Dunia, Motivator Terbaik Di Dunia, Motivator Terkenal Di Indonesia, Motivator Yang Terkenal Didunia, Motivator Yang Terkenal Di Indonesia,
Subscribe to:
Posts (Atom)






